Apply Mesin EDC Gratis!! Untuk Usaha anda + Dpt bonus 25rb/mesin EDC

Saya Adalah Marketing EDC Salah satu bank di Indonesia yang Sudah bekerja lebih dari 5 Tahun emoticon-army .
Trit ini Bertujuan membantu agan memproses mesin EDC di (Toko, Outlet, Kios, Resto atau tempat usaha agan) yang berbentuk PT, CV, PD, maupun Perorangan. Mesin EDC Gratis atau penambahan mesin EDC bagi yang ingin menambah mesin EDC Fixed Line maupun EDC GPRS di tempat usaha agan. Mesin EDC yang Dapat saya bantu proses antara lain :

1. Mesin EDC Bank Mandiri,
2. Mesin EDC Bank BCA, (syarat FotoCopy KTP saja!!!)
3. Mesin EDC Bank BRI,
4. Mesin EDC Bank BNI,
5. Mesin EDC Bank Bukopin
*Aplikasi akan diproses/Submite oleh masing2 marketing bank bersangkutan (temen2 ane emoticon-Peace )

Buat agan yang punya saudara, temen, tetangga, kenalan / tempat kerja agan mau pasang mesin EDC Info ke ane. Akan ane kasih imbalan sbb :
1. Mesin EDC Bank Mandiri, 20rb/mesin EDC
2. Mesin EDC Bank BCA, 10rb/mesin EDC
3. Mesin EDC Bank BRI, 25rb/mesin EDC
4. Mesin EDC Bank BNI, 25rb/mesin EDC
5. Mesin EDC Bank Bukopin 25/mesin EDC
*Imbalan dapat berupa pulsa, transfer

Mesin EDC – Pengertian, fungsi, jenis, tips dan ketentuannya

Mesin EDC – Pengertian, fungsi, jenis, tips dan ketentuannya

Pengertian mesin EDC

Kepanjangan mesin EDC adalah Electronic data capture. Mesin EDC adalah sebuah mesin yang sering kita jumpai dan biasanya tersedia di tempat loket pembayaran atau kasir yang disediakan oleh outlet-outlet, supermarket, mall, hotel dan lain sebagainya, untuk penggunaannya mesin ini memerlukan sebuah line telepon dan ada juga yang menggunakan kartu/sim card yang dikeluarkan oleh pihak provider seperti TELKOMSEL,INDOSAT dan juga XL. Mesin ini biasanya digunakan untuk melakukan suatu transaksi dengan menggunakan kartu debit atau kartu kredit dimana mesin ini di keluarkan oleh pihak bank untuk para merchant yang telah melakukan kerjasama, hampir seluruh toko atau outlet-outlet kecil sudah menyediakan mesin ini karena hampir seluruh masyarakat sekarang sudah memiliki kartu debit atau pun kartu kredit yang sudah menjadi gaya hidup di jaman sekarang ini.

Mesin ini bisa digunakan untuk jaringan Prima Debit yaitu jaringan kerjasama antara BCA dengan bank-bank lain sehingga dapat menggunakan fasilitas di Mesin EDC BCA walaupun di mesin tersebut hanya memiliki fasilitas Debit saja (tidak ada fasilitas untuk penggunaan kartu kredit), Jaringan Prima Debit berbeda dengan Jaringan Prima. Jaringan Prima itu adalah jaringan kerjasama antara BCA dengan bank lain dalam pemakaian fasilitas di ATM, sedangkan Jaringan Prima Debit dipakai difasilitas Mesin EDC BCA. Logo Prima itu yang berwana biru, sedangkan Jaringan Prima Debit yang berwarna hijau.
Untuk membedakan yaitu dengan cara melihat sisi dibelakang kartu ATM bank yang mengeluarkan kartu ATM tersebut bila ada logo kotak kecil di posisi bawah, bila berwarna biru maka itu menggunakan Jaringan Prima. Bila warnanya hijau maka itu bisa menggunakan Jaringan Prima Debit. Biasanya logo-logo tersebut ada yang berbarengan dengan logo-logo fasilitas lain, misalnya ATM Bersama, Alto, Cirrus, dan lain-lain.

Keuntungan dari jaringan ini adalah :

  1. Merchant Discount Rate (MDR) = Debit Discount Rate (DDR) = 0% (tidak dikenakan biaya transaksi)
  2. Transaksi berbasis PIN ( Nomor Identitas Pribadi) untuk kemudahan verifikasi kartu dan aman
  3. Cara penggunaan yang mudah dan sama seperti Debit BCA
  4. Mesin EDC BCA mempunyai kemampuan mendeteksi transaksi, oleh karena itu untuk selanjutnya Transaksi Prima Debitdapat dipastikan dengan menggesekkan kartu ATM bank lain dan melihat jenis transaksinya, bila tertera switching maka transaksi tersebut adalah Prima Debit.
Biasanya mesin ini menggunakan system sewa perbulan  yang tiap bulannya akan dipotong otomatis dari rekening merchant, besarnya harga sewa ditentukan oleh type mesin untuk yang type mesin fix line/line telpon  dikenakan kurang lebih sekitar 100 ribu setiap bulannya sedangkan untuk yang type wirlees/GPRS dikenakan biaya sewa yang sedikit lebih mahal kurang lebih sekitar 125 ribu perbulannya.Fasilitas lain dari mesin ini adalah bisa digunakannya untuk tarik tunai di merchant yang berlogokan TARIK TUNAI biasanya customer diharuskan berbelanja barang senilai yang telah ditetapkan merchant,fasilitas lainnya bisa digunakan berbelanja dengan memakai reward.
Cara penggunaannya pun tidak begitu sulit karena di dalam menu sudah menggunakan bahasa inggris yang mudah di mengerti dan juga sewaktu pemasangan pihak tehnisi memberikan training atau menjelaskan bagaimana cara penggunaannya,kunjungan rutin setiap beberapa bulannya  juga di lakukan oleh pihak tehnisi untuk pengecekan/maintenance ,dengan banyaknya objek wisata di Indonesia membuat banyak tamu mancanegara berkunjung ke Indonesia sehingga berbagai macam jenis kartu debit atau kredit yang dikeluarkan oleh bank bank mancanegara  banyak kita jumpai seperti VISA, MASTERCARD, JCB,AMEX dan lain sebagainya .
Jenis mesin EDC

  1. FIXED LINE /LINE TELEPON>Mesin  type ini komunikasi datanya menggunakan telepon line Telkom. Type ini adalah default dari jenis mesin EDC. Komunikasi data menggunakan fiber optik yang disediakan oleh Telkom. Biaya komunikasi per sekali transaksi biasanya adalah Rp. 250,-. Harga ini tergantung dari Telkom sendiri bisa berubah-ubah sesuai ketentuan Telkom.
  2. GPRS POWER>Mesin yang menggunakan sinyal seperti handphone, tapi sumber powernya menggunakan listrik PLN jadi harus selalu tersambung pada stop kontak PLN. Type ini yang sekarang dipergunakan di outlet-outlet yang tidak mempunyai line telepon fixed line.
  3. GPRS MOBILE>Mesin type ini bisa di pakai dimana saja selama ada sinyal handphone, sumber powernya menggunakan baterei yang rechargable, sehingga bisa dibawa-bawa (portable) biasanya dipergunakan hanya untuk pameran.
TIPS MESIN EDC
PLEASE TRY AGAIN > Ini biasanya disebabkan oleh:
1.Reversal,
2.line telepon
3.sinyal dari GPRS yang tidak bagus

Penanganannya anda bisa restart mesin EDC dengan menekan FUNCTION 3 ENTER kemudian password 3636,mesin akan mati dan akan hidup dengan sendirinya.

LINE IDLE > Kadang sering juga terjadi pada mesin EDC karena adanya macam macam penyebab seperti :

1.Line telpon mati atau suara yang kurang jernih ,
2.Adanya reversal
3. Setingan pada PABX yang tidak sesuai

Untuk langkah awal mesin bisa di restart dengan menekan tombol fungtion 3 enter kemudian password 3636 enter kemudian mesin akan mati dan akan hidup dengan sendirinya setelah langkah ini dilakukan ternyata tidak berhasil mungkin 3 faktor diatas penyebabnya.

FUNCTION1. FUNCTION 73 Untuk reprint atau duplikat
2. FUNCTION 79 Untuk summary

REVERSAL > Adalah suatu transaksi yang tidak sukses karena disebabkan  oleh berbagai macam faktor untuk mengetahui adanya  reversal bisa dilihat dengan cara menekan f ungtion 1 enter ketika dilayar muncul tulisan reversal maka langkah berikutnya adalah menghapusnya dengan cara menekan tobol function kemudian 99 enter dan tekan 99 lagi dan diikuti 3 angaka nomor mesin di bagian akhir,

CONTOH: CH456712…?,yang di masukkan 712 dan diikuti 1 angka lagi sebagai password,untuk mengetahui 1 angka password di belakang 712..? anda bisa mencarinya dengan menekan 99712..1 dan 99712..2 dan seterusnya,sampai muncul CLEAR BATCH kemudian enter dan pilih REVERSAL enter untuk memastikan reversal sudah terhapus tekan fungtion 1dan kmudian enter.

Fitur pada mesin EDC kartu kredit dan kartu debit


Beberapa fitur yang ada pada mesin EDC saat bertransaksi dengan kartu kredit dan kartu debit (kartu ATM). Fitur-fitur ini sangat membantu kenyamanan saat bertransaksi menggunakan mesin EDC. Fitur tersebut adalah :

Sale : adalah fitur pembayaran penjualan. Pada saat kartu kredit di masukkan ataupun kartu debit di gesek. Akan ada tampilan masukan nilai pembayaran. Transaksi berhasil saat kertas print out keluar.

Void : adalah pembatalan transaksi pembayaran. Saat transaksi sale sudah di lakukan dan berhasil. Transaksi masih dapat di batalkan dengan memilih fitur void namun sebelum melakukan settlement.

Settlement : adalah fitur transfer dari bank ke merchant / toko. jumlah total transaksi yang terjadi dalam satu hari. Apabila tidak di lakukan settlement bila ada transaksi, maka uang dari transaksi tersebut belum di transfer oleh bank ke rekening merchant / toko

Berikut adalah cara mengoperasikan mesin EDC, disini  kami contohkan pada mesin EDC bank Mandiri model IWL 220.

Sale, dengan kartu kredit mandiri : masukan kartu kredit > edc membaca kartu, enter > masukan nominal transaksi, enter > PIN. tekan 1 “yes”, tekan 2 “no” ( bila tekan 1, konsumen memasukan nomer PIN 6 digit KKnya, tekan 2 untuk KK yang tidak berPIN ) > kertas struk keluar ( transaksi sukses ) > tanda tangani kertas struk.

Sale, dengan kartu debit mandiri (kartu ATM mandiri) : gesek kartu debit > edc membaca kartu, enter > masukan nominal transaksi, enter > PIN. konsumen mengetik PIN ATMnya, enter > kertas struk keluar, transaksi berhasil.

Void, pilih fitur void, enter > masukan password mesin xxx0, enter > masukan trace number (liat di kertas struk yang transaksinya mau di batalkan, letaknya di sebelah kanan atas), enter > pada layar edc ditampilkan nominal transaksi yang akan di batalkan berdasarkan trace number tadi, enter > kertas struk keluar, pembatalan berhasil.

Settlement, pilih fitur settlement, enter > masukan password mesin xxx0, enter > pada layar di tampilkan jumlah total transaksi, enter > kertas struk keluar, settlement berhasil.

Ketentuan:
Membayar harga sewa Rp. 4.500.000,- untuk sewa selama 3 tahun kedepan di bayar dimuka. Tahun keempat sewa di bayar per bulan Rp 125.000,-

Fasilitas:
– Servic Gratis selama 3 tahun
– Kertas stroke Gratis selama 3 tahun
– Gratis Biaya Koneksi GPRS selama 3 tahun
– Update penambahan program Gratis selama 3 tahun
– Gratis Spanduk 1 lembar ukuran 3 x 1 Meter full color
– Gratis Brosur 500 Lembar full color
– CD pelatihan, manual book, training alat dan ATM BPRKS.

Itu tadi sedikit gambaran tentang mesin EDC, semoga bermanfaat kawan

Mesin EDC, Ini Cara Kerja dan Tips Penggunaannya!

Mesin EDC, Ini Cara Kerja dan Tips Penggunaannya!

Seiring dengan berkembangnya zaman, kemudahan dalam transaksi layanan bank juga semakin canggih. Salah satu kemudahan tersebut adalah munculnya mesin EDC yang memudahkan Anda untuk melakukan transaksi tarik tunai di minimarket terdekat seperti indomart dan alfamart. Hanya dengan berbelanja senilai Rp20.000,- dan melakukan pembayaran menggunakan kartu debit, Anda sudah dapat melakukan gesek tunai pada gerai minimarket terdekat.

Mesin EDC tidak hanya berfungsi sebagai alat gesek tunai, tetapi Anda juga dapat menggunakan mesin EDC untuk transaksi pembayaran belanja, pembayaran biaya tol, pembayaran biaya tiket pesawat dan listrik, hal tersebut di paparkan dalam buku Bijak Ber-E-Banking yang diluncurkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Bagaimana sih prinsip kerja mesin EDC ini? Berikut ini paparan lengkap mesin EDC tersebut

Prinsip Kerja Mesin EDC

Mesin EDC

Mesin EDC via wordpress.com

 

Dengan adanya EDC Anda akan terbantu dalam bertransaksi memakai kartu e-money/kartu kredit/kartu debit di toko. Mesin EDC ini biasanya berbentuk besar (seringnya berwarna biru) dengan tombol dan kabel dan layar kecil yang terletak di atas meja kasir di minimarket. Selain itu mesin EDC juga akan Anda temukan pada gerbang tol otomatis, penggunaannya cukup dengan menempelkan kartu pada tempat yang disediakan lalu secara otomatis gerbang tol akan terbuka.

Bagaimana cara menggunakan mesin EDC ini? Berikut ini penjelasannya

Cara Mudah Menggunakan Mesin EDC

Menggunakan Mesin EDC

Menggunakan mesin EDC via ytimg.com

 

Cara menggunakan mesin ini sangat mudah karena menu ini sudah menggunakan bahasa inggris yang mudah di mengerti. Selain itu waktu pemasangan pihak teknisi juga memberikan training atau menjelaskan bagaimana cara penggunaannya. Kunjungan rutin setiap beberapa bulannya juga akan dilakukan oleh pihak teknisi untuk pengecekan/maintenance. Penggunaan mesin bisa menggunakan kartu debit/kartu kredit dengan cara digesek atau e-money dengan cara menempel kartu pada mesin EDC, seperti yang terlihat pada saat membayar tol. Untuk sistem gesek mekanismenya sebagai berikut:

  • Silahkan bawa kartu Anda ke kasir, dan Kasir akan memasukkan jumlah uang yang dibayarkan
  • Kemudian kasir akan meminta Anda untuk memasukkan PIN pada mesin
  • Kartu digesek pada mesin, jika transaksi berhasil, akan keluar struk bukti transaksi dari mesin itu
  • Kasir akan meminta Anda untuk tanda tangan pada struk transaksi
  • Saat gesek berhasil saldo rekening langsung terpotong (untuk kartu debit) atau tagihan bertambah (untuk kartu kredit)

Saat ini selain teknologi kartu sudah menggunakan chip (khususnya untuk kartu kredit) sehingga kartu Anda tidak digesek tapi dimasukkan dalam slot mesin EDC supaya lebih aman dari praktek pencurian data (skimming). Dalam prakteknya saat bertransaksi kadang muncul error, Anda tidak perlu panik dan menduga itu skimming. Pelajari error yang kadang muncul berikut ini

Beberapa Error yang Sering Muncul Saat Menggunakan Mesin EDC dan Penjelasannya

Error Mesin EDC

Error Terkadang Sering Terjadi via mshcdn.com

 

PLEASE TRY AGAIN > eror ini biasanya disebabkan oleh: Reversal, line telepon, sinyal dari GPRS yang tidak bagus. Cara penanganannya relatif mudah, Anda tinggal restart saja mesin EDC dengan menekan FUNCTION 3 ENTER kemudian masukkan password, mesin akan mati dan akan hidup dengan sendirinya. Dan error pun akan hilang sehingga transaksi bisa dilanjutkan.

LINE IDLE > Error ini terjadi karena adanya macam macam penyebab seperti : line telpon mati atau suara yang kurang jernih, bisa juga karena ada reversal sebelumnya. Kemungkinan lain setingan pada PABX yang tidak sesuai. Penanganannya sama dengan error di atas yaitu restart dengan menekan tombol function 3 enter kemudian password 3636 enter kemudian mesin akan mati dan akan hidup dengan sendirinya setelah langkah ini dilakukan ternyata tidak berhasil silahkan hubungi bank penerbit mesin EDC. Berarti mungkin 3 faktor di atas bukan penyebabnya.

REVERSAL > Tidak semua transaksi sukses, transaksi yang tidak sukses disebabkan oleh berbagai macam faktor sehingga membutuhkan reversal. Untuk mengetahui adanya  reversal bisa dilihat dengan cara menekan function 1 dan enter. Setelah dilayar muncul tulisan reversal maka langkah berikutnya adalah menghapusnya dengan cara menekan tobol function kemudian 99 enter dan tekan 99 lagi dan diikuti 3 angka nomor mesin di bagian akhir.

Nah, sekarang tahu kan eror mendasar pemakaian EDC, sehingga tidak langsung curiga pihak toko melakukan tindakan penyimpangan. Pada prakteknya, Mesin EDC sendiri yang ada dipasaran secara umum dibagi menjadi 3 jenis dengan karakteristik yang berbeda, berikut ini penjelasannya.

Jenis dan karakteristik Mesin EDC

Jenis Mesin EDC

Mesin EDC Ada Beberapa Jenis via coindesk.com

 

Hampir setiap bank mengeluarkan mesin EDC sesuai versinya masing-masing dan disediakan bagi mereka yang mengajukan permohonan kepemilikan mesin EDC. Syarat dan ketentuan yang di terapkan setiap bank dalam memberikan mesin EDC berbeda-beda. Mesin EDC sendiri dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu:

Pertama, Fixed Line yaitu EDC yang menggunakan line telpon dari telkom dan untuk biaya berlanggangan akan dibayarkan ke Telkom. Tipe ini adalah default dari jenis mesin EDC. Komunikasi data menggunakan fiber optik yang disediakan oleh Telkom. Biaya komunikasi per sekali transaksi biasanya adalah Rp250,-. Harga ini tergantung dari Telkom sendiri bisa berubah-ubah sesuai ketentuan Telkom.

Kedua, GPRS yaitu EDC yang tergantung pada sinyal selular, tapi sumber powernya menggunakan listrik PLN jadi harus selalu tersambung pada stop kontak PLN. Cara kerjanya memakai SIM card seperti handphone dan harus selalu tercolok ke stop kontak sebagai pengganti pemakaian baterai. Tipe ini yang sekarang dipergunakan di outlet-outlet yang tidak mempunyai line telepon fixed line.

Dan yang terakhir, GPRS Mobile yaitu EDC yang juga memanfaatkan sinyal seluler namun tidak harus dicolok ke stop kontak karena menggunakan baterai jadi bisa diisi ulang dan praktis dibawa kemanapun biasanya dipergunakan hanya untuk pameran.

Mesin EDC bekerja hampir seperti mesin ATM mini. Pengguna wajib untuk memasukan PIN kartu setelah kasir memasukan jumlah tagihan yang harus dibayarkan. Namun demikian untuk transaksi debit pada mesin EDC  pada kartu ATM selain BCA tidak perlu memasukan PIN ATM, karena saat ini hanya ATM BCA yang mempunyai sistem EDC debit, sedangkan yang lain masih memakai EDC kredit. Perlu dingat akan adanya biaya tambahan sebesar 2,5-3% jika Anda melakukan transaksi menggunakan mesin EDC dengan bank berbeda dari bank yang digunakan. Namun pembayaran biaya tambahan ini dibebankan pada toko yang menggunakan mesin EDC tersebut, bukan kepada customer.

Hati-hati dalam menggunakan mesin EDC, jangan sampai terjadi pencurian data nasabah dengan memperhatikan tips aman berikut ini.

Baca Juga: Perbedaan Kartu Kredit dan Kartu Debit serta Ancamannya

Tips Bertransaksi Aman menggunakan Mesin EDC

Transaksi Menggunakan EDC

Bertransaksi Aman dengan Mesin EDC via intoo.com.br

 

Semua penggunaan perangkat teknoloi selalu ada resiko termasuk EDC. Bertransaksi dengan mesin EDC tidak bisa lepas dari ancaman pelaku kejahatan. Ada sejumlah tips aman bertransaksi dengan melihat cara kerja mesin EDC seperti uraian di atas. Berikut ini poin yang perlu Anda perhatikan:

  • Seperti mesin ATM, saat transaksi jangan lupa tutupi mesin EDC saat memasukkan PIN
  • Perlu dicek nominal uang pada mesin sebelum memasukkan PIN, pastikan tidak kelebihan
  • Perlu diketahui bahwa saat memberikan kartu kepada petugas merchant, ikuti petugas itu sampai ke meja kasir
  • Jangan panik, Jika transaksi ditolak, segera hubungi bank penerbit kartu
  • Jangan lupa minta kartu kembali segera setelah transaksi berhasil

Jika Anda pemilik toko, apakah Anda tertarik untuk menggunakan layanan EDC ini? Pelajari ketetuan berikut ini.

Baca Juga: Waspada Tindakan Phishing yang Mengincar Uang di Rekening Anda

Ketentuan penggunaan mesin EDC bagi pemilik toko

Syarat dan Ketentuan

Syarat dan Ketentuan Mesin EDC via osslawyers.com.au

 

Pihak bank penerbit mesin EDC biasanya membebankan harga sewa Rp4.500.000,- untuk sewa selama 3 tahun kedepan di bayar dimuka. Tahun keempat sewa di bayar per bulan Rp125.000. Setelah Anda membayar biaya sewa maka beberapa fasilitas berikut ini bisa didapatkan oleh pemilik toko.

Selama pemakaian pihak penyewa akan mendapatkan servis gratis selama 3 tahun. Pemakaian Kertas stroke juga gratis selama masa sewa 3 tahun. Tarif komunikasi tidak perlu dikhawatirkan karena pemilik toko juga mendapatkan gratis Biaya Koneksi GPRS selama 3 tahun. Supaya fitur tetap update, pemilik toko juga akan mendapatkan update penambahan program gratis selama 3 tahun. Bank juga membantu pemasaran EDC pemilik toko dengan membantu media berupa spanduk 1 lembar ukuran 3 x 1 meter full color, brosur 500 lembar full color secara gratis. Supaya pemilik toko paham produk dan layanan EDC, sebuah CD pelatihan, manual book, training alat, dan ATM BPRKS akan diberikan secara cuma-cuma sebagai pelengkap sewa mesin EDC.

Hampir semua mesin EDC yang ada dapat dipakai untuk transaksi debit maupun kredit. Nasabah bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan dan kartu yang dia miliki saat ini.

Jangan Sampai Jadi Korban Pelaku Kejahatan

Satu hal yang mesti diperhatikan dari mesin EDC adalah jangan sampai Anda menjadi korban dari penipuan mesin EDC. Meskipun keamanannya terus diperbaiki oleh pihak pemberi layanan, tapi pada kenyataannya dia tetap memiliki celah untuk bisa disalahgunakan pihak tidak bertanggungjawab. Entah sudah berapa banyak korban yang timbul akibat masalah ini. Jadi, hati-hati dalam menggunakan ya!

Citi PremierMiles Card
Citi PremierMiles Card
Garuda Indonesia Citi Card
Garuda Indonesia Citi Card
Citi Rewards Card
Citi Rewards Card
Citi Cash Back
Citi Cash Back
Citi Telkomsel Card
Citi Telkomsel Card
Citi Prestige Card
Citi Prestige Card
Citi Simplicity+
Citi Simplicity+